Latar Belakang
Telah kita ketahui bersama bahwa secara umum Teknologi Informasi adalah bidang yang menggeluti pemanfaatan teknologi untuk mengelola, menyimpan, mentransfer atau memindahkan dari suatu tempat ke tempat lain dan menghasilkan sebuah informasi yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan. Bentuk informasi yang dihasilkan dapat sangat beragam, mulai dari informasi berbentuk teks biasa, hingga informasi yang bersifat interaktif. Dua komponen utama yang diperlukan untuk membangun Teknologi Informasi adalah (1) Teknologi Sistem Informasi dan (2) Teknologi Sistem Komunikasi”. Sistem informasi berperan penting dalam mengolah data sehingga dapat menghasilkan bentuk informasi yang paling sesuai, sedangkan sistem komunikasi berperan mentransfer informasi dari suatu tempat ke tempat lain. Komponen-komponen yang membentuk sebuah sistem pada teknologi informasi terdiri dari; (1) Perangkat keras atau hardware, (2) Perangkat lunak atau software, (3) Database, (4) Prosedur penggunaan sistem dan (5) Sumber Daya Manusia.
Fenomena yang terjadi saat ini adalah pembuatan dan pengadaan fasilitas Teknologi Informasi sering dirasakan sulit dan memerlukan biaya yang relatif mahal, belum lagi masalah maintenance dan pengembangannya. Hal ini kadang berakibat pada tidak terpenuhinya kebutuhan Teknologi Informasi yang seharusnya tersedia dan dapat menunjang prestasi serta kinerja sebuah instansi atau organisasi. Salah satu kendala utama dari hal tersebut di atas adalah minimnya informasi dan dukungan sumber daya manusia. Di sisi lain, sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan atau organisasi senantiasa dituntut meningkatkan performa kinerja agar dapat lebih berprestasi, serta mampu merespon setiap perubahan sesuai dinamika yang terjadi, efektif dan efisien sesuai dengan apa yang telah digariskan dengan menggunakan sumber-sumber yang tersedia sebaik mungkin.
Untuk tujuan menunjang pengembangan sumber daya manusia dengan melihat nilai strategis keberadaan Teknologi Informasi bagi sebuah instansi atau organisasi serta kemungkinan pengelolaanya secara mandiri, maka salah satu upaya yang paling relevan adalah berbentuk “Pelatihan Teknis Teknologi Informasi”. Dengan hal ini diharapkan secara bertahap instansi atau organisasi mampu membangun, mengelola dan mengembangkan teknologi informasi yang diperlukan secara mandiri.

